23 Oktober 2008-Sebuah Teori Tahap Tahap Relasi
Haiii…mungkin kamu terlambat menerima ini seharusnya sudah 2 hari yang lalu kamu menerimanya….
Sudah punya pacar? Kekasih? Pasangan?
Atau sekarang sudah menikah? Anak berapa?
Hehehehe standarkan pertanyaan…atau kamu mungkin sedang bosan dengan pertanyaan pertanyaan standar itu…
Aku mau bercerita tentang sesuatu…
Kemarin aku dan seorang teman mengobrol tentang sesuatu.
Awalnya dia menanyakan sampai dimana relasimu dengan kekasihmu
Waktu itu aku bingung menjawabnya seperti apa dan kemudian terjadilah diantara kami obrolan tentang fase fase dalam relasi percintaan. Hehehehe… kayak yang ahli saja dalam relasi
Fase pertama tentu saja adalah pertemuan…saling mengamati, saling menjajagi, mencoba saling mengenal. Istilahnya PDKT, saling berkirim sms, saling menelepon.
Tahap selanjutnya adalah mulai berteman, saling bercerita, curhat (dan mungkin ini awalnya..saling curhat…kata temanku, Aam, Curhat ki cen biadab..hahahahaha ) apalagi jika curhatnya tentang kesakitan, tentang kesedihan, betapa merananya hidup, lalu salah satunya merasa ingin menjadi pahlawan..i want to be your hero, baby… atau bercerita tentang betapa hebat dirinya dan betapa ruginya dulu orang yang sudah menolak atau memutuskannya….pokoknya berpusat pada dirinya…. mulai keluar sms – sms yang mungkin sebenarnya gak penting…sudah tidur belum? Sudah makan? Makan apa? Ya SMS yang datang tengah malam dan hanya sekedar mengucapatkan “met bobo”
Setelah itu memasuki tahap, termehek termehek, atau kata temannya temanku tahap ilusi,
Semua terasa menjadi indah, dunia milik berdua, sms yang dianggal gak penting itu tiba tiba menjadi sms yang sangat peting , telepon mulai terjadwal pagi, siang sore malam atau 2 atau 1 jam sekali. Merasa penting harus mengabarkan atau mengetahui keberadaan satu sama lain, dan tidak bisa tidur sebelum mengucapkan menerima sebuah sms ‘met bobo”. Masa yang indah. I can’t live without you lah…
tiba tiba harus merubah dirinya menjadi yang lain, dari yang tidak suka bunga menjadi pecinta bunga sejati, dari yang sukanya mettalica tiba tiba suka kangen band….
Setelah sekian lama mulai menyadari bahwa kemarin – kemarin adalah ilusi. Bahwa itu bukan dirinya, ia menjadi orang lain, mulai sadar merasa aneh.
Membaca sms atau puisi2 kemarin dan menjadi malu. Mulai tahu bahwa ternyata pasangannya suka ngupil di depannya, mulai sadar ternyata pasangannya kentutnya bau, hal hal kecil semacam itu. Mulai sadar banyak hal di diri pasangannya ternyata banyak yang tidak ia sukai. Mulai menyadari banyak hal yang berbeda diantara mereka.
Dan berlanjut pada kebosanan, membenci sms yang datang tengah malam, membenci sms yang hanya menanyakan lagi dimana dan ini terus berlanjut dengan kebosanan yang akut. Saling mencoba untuk saling mendominasi. Mulai ada pertengkaran – pertengkaran.
Jika tidak teratasi ya, bubarlah alias putus….patah hati dan mulai memburu yang lain untuk datang pada kebosanan yang lain suatu hari nanti.
Jika bisa mengatasi..mulailah tahap saling berkompromi, saling menjajagi perbedaan masing masing, saling menjajagi segala kemungkinan..saling menurunkan ego masing – masing. Jika melewati tahap ini maka mulailah menerima apa adanya. Mulai merasa bahwa memang ia jelek, kentutnya memnag benar benar bau atau memang ia menikmati ngupil di depan umum.
Mulai mendapatkan kompromi dan kesepakatan.
Setelah itu mungkin akan termehek – mehek lagi. Jatuh cinta lagi.
Tetapi ini hanya teori dari obrolan gak mutu hehehe boleh percaya atau gak….
Setiap orang kan berbeda, mungkin saja ada orang yang termehek – mehek sepanjang hidupnya…
Mengutip kata – kata teman..paling sulit dalam berelasi dengan seseorang adalah jatuh cinta berkali kali dengan orang yang sama… hehehe
Jadi kapan kamu mengenalkanku pada kekasihmu?
Oktober 26, 2008 pada 2:57 am
yup…i know that….jatuh bangun aku mengejarmu..ancriiiiiit….loro tenan…kadang disakiti n kadang jg harus menyakiti….tp Alhamdulillah n Insya Allah udah lewat…amiiiiinnn….doakan aja yooo…..
Oktober 27, 2008 pada 12:16 am
mas,aku ketawa baca ini.. kenapa ketawa??? karena sangat benar!!! menjadi aku yang bukan aku, menikmati sms2 konyol!!!, kembali menjadi aku.. merasa bodoh.. mulai membencinya.. gak lama jadi aku yang bukan aku lagi… sumringah lagi denger suaranya.. trus sadar lagi.. begitu teru menerus selama setahun lebih ini…. dan akan seperti ini terus kah??? jadi rutinitas yak…. hehehehehehe….
Oktober 27, 2008 pada 9:20 am
masih kurang panjang tahapnya. jangan salah loh, bahkan setelah menikah pun ada tahap relasinya juga. mulai dari mmm… ntar juga tau sendiri. huehehehe, abisnya yg berdiskusi sama2 bujangan siiich… jadi belum ada yg tau tahap yg akan dilewati setelah menikah. eh, bisa juga belajar dari orang lain yg sudah menikah dink. tapi jangan tanya aku yo mas, soale… ssstt, rahasia!!
Oktober 27, 2008 pada 9:31 am
haiyaaaaaaaaaaaaaaaaa………sms kyk gitu semua ‘g ada gunanya bagi ku saat ini
aku putus masssssssssssssss
hikz………………T.T
berhubungan kok lewat hp
Oktober 27, 2008 pada 1:22 pm
buat dedi…amin…syukurlah akhirnya hehehehe tapi deja vu jadi tamu lho bukan shooting
buat devil_fruit_suika… semoga gak jadi rutinitas deh hehehe..ntar malah bosan kalo jadi rutinitas…tapi sms konyol itu menyenangkan bukan?
buat fifi… gak kok..aku gak akan nanya ama kamu, fi..mau nanya ama roni aja
buat wucha imutzzzzzzzzz… lha kok putus?
Oktober 29, 2008 pada 7:58 am
“…jatuh cinta berkali2 pd orang yg sama…” sulit dan ‘menyebalkan’ hehehe….
Oktober 29, 2008 pada 11:22 am
itu dia mas… ketika kemudian aku bosan, aku mencari yang lain…. jahat kah?
November 3, 2008 pada 8:24 am
kalo sms-sms yg gak penting sih…… sering lah…….
tapi kalo nelpon terjadwal sih…. gak banget deh…. lah, blm jadi suami istri aja dah terikat banget gitu, gimana lagi kalo dah jadi…bisa-bisa keluar beli rokok aja mesti dikawani….hehehe….
nelpon itu seperlunya aja…… cuma emang sekali nelpon bisa sampai 200rb….hehehe…
November 3, 2008 pada 11:53 am
@indri….tapi akan membahagiakan (mungkin) ndri…
@suika…. hehehe…jahat atau gak tergantung gimana cara kamu ninggalinnya?
@bang edho…. setidaknya membuatmu bis atersenyum dan tertawa lepas bang gak cuma tertawa gara2 liverpool menang tho…
November 4, 2008 pada 9:26 pm
aku ga ninggalin mas…
sama dia ya masih (cuman ya gitu, merasa omongannya menyebalkan smua)..
sama yang lain ya cuma ngobrol2 saja… menghilangkan bosan… menunggu diri sendiri untuk menghilangkan sebal dengan dia^^